Pembentukan BUMDes di Desa Tombatu Tiga Timur Kecamatan Tombatu Kabupaten Minahasa Tenggara

Penulis

Kata Kunci:

Pembentukan BUMDes, Pemerintah Desa, Pemberdayaan, pelatihan aparatur

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis proses pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Tombatu Tiga Timur Kecamatan Tombatu Kabupaten Minahasa Tenggara. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan sumber data dari narasumber, aktivitas, dan dokumentasi. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan prosedur seperti (reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan BUMDes di Desa Tombatu Tiga Timur belum berjalan optimal. Dari sisi fungsi BUMDes, lembaga ini belum mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa secara efektif karena lemahnya pengelolaan kelembagaan, rendahnya kapasitas aparatur, serta kurangnya dukungan lintas sektor. Sementara dari sisi pelatihan, berbagai program peningkatan kapasitas aparatur pemerintah desa belum menunjukkan hasil yang signifikan akibat rendahnya partisipasi aktif, lemahnya budaya literasi, minimnya evaluasi pasca pelatihan, serta materi pelatihan yang kurang kontekstual dengan kondisi desa. Kondisi ini berdampak pada terbatasnya peran BUMDes dalam peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes) serta kesejahteraan masyarakat.

Referensi

[1] E. Prasetiyo, F. Riadi, N. Rinawati, and R. Resawati, “Pengaruh Motivasi Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan,” Acman Account. Manag. J., vol. 1, no. 2, pp. 61–66, 2021, doi: 10.55208/aj.v1i2.20.

[2] J. E. H. Mokat, “Kepemimpinan, Pengambilan Keputusan dan Diskresi,” J. Kaji. Kebijak. dan Ilmu Adm. Negara (JURNAL Adm., vol. 1, no. 1, pp. 10–16, 2019, doi: 10.36412/jan.v1i1.997.

[3] C. ponticha Langitan, “Implementasi Kebijakan Pengembangan Sarana Air Bersih Kawasan Pedesaan Di Desa Insil Kecamatan Passi Timur Kabupaten Bolaang Mongondow,” Angew. Chemie Int. Ed. 6(11), 951–952., vol. 5024, no. v, pp. 5–24, 1967.

[4] M. S. Manungkalit, S. B. Kairupan, and A. R. Dilapanga, “Pengaruh Pelayanan Publik Terhadap Kepuasan Masyarakat di Kantor Kejaksaan Negeri Minahasa,” J. Adm., vol. 2, no. 1, 2024.

[5] J. Mantiri, B. Walangitan, A. Bura, and E. H. Polii, “Evaluasi Kinerja Pegawai di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Minahasa,” Acad. Educ. J., vol. 15, no. 1, pp. 523–530, 2024, doi: 10.47200/aoej.v15i1.2238.

[6] S. B. K. G. H. T. Melinda A. Tompoliu, “Kebijakan Pengelolaan Air Bersih di Desa Kalait Tiga Kecamatan Touluaan Selatan Kabupaten Minahasa Tenggara,” J. Adm. J. Kaji. Adm. Negara , vol. Volume 1, no. I, pp. 25–31, 2023.

[7] D. S. . Siwij, “Pengaruh Kepuasan Kerja Terhadap Motivasi Kerja Perangkat Desa Se Kecamatan Pineleng,” Ilm. Wahana Pendidik., vol. 8, no. November, pp. 140–146, 2022.

[8] Yadi, A., Solong, H. A., Pd, M., & Si, M. (2021). Kajian Teori Organisasi dan Birokrasi dalam pelayanan Publik

[9] M. Firmansyah, M. Masrun, and I. D. K. Yudha S, “Esensi Perbedaan Metode Kualitatif Dan Kuantitatif,” Elastisitas - J. Ekon. Pembang., vol. 3, no. 2, pp. 156–159, 2021, doi: 10.29303/e-jep.v3i2.46.

[10] L. J. Moleong, “Metodologi penelitian kualitatif/penulis,” Prof. DR. Lexy J. Moleong, MA PT Remaja Rosdakarya. 2018

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-30