Peran Pemerintah Desa Dalam Pelayanan Penyediaan Air Bersih Di Desa Kalait Dua Kecamatan Touluaan Selatan Kabupaten Minahasa Tenggara

Authors

Keywords:

Peran, Pemerintah Desa, Pelayanan Air Bersih

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk  mengetahui dan mendeskripiskan  Peran Pemerintah Desa Dalam Pelayanan Pengadaan Air Bersih Di Desa  Kalait Dua Kecamatan Touluaan Selatan Kabupaten Minahasa Tenggara Desa. Pendekatan yang digunakan  adalah deskriptif  kualitatif. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penegasan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kepala desa dalam pengeloaan air bersih di desa kalait Dua Kecamatan Touluaan Selatan Kabupaten Minahasa Tenggara dapat dinilai melalui 5 sub fokus penelitian dengan indikator penelitian yaitu: 1) Mekanisme Pelayanan  Air Bersih di desa Kalait belum baik karena sebab masyarakat masih kekurangan air bersih dan air berish belum masuk ke dalam rumah; 2) Perencanaaan Pelayanan  Air Bersih mulai dari tahap evaluasi sampai pada pembuatan RAB tetapi belum dilaksanakan hanya terbatas pada tahap perencanaan;3) Infratruktir air bersih seperti fasilitas belum memadai karena masih menggunakan pipa yang standar dan masih sering bocor dab rusak,;4) Pembiayaan Pelayanan  air bersih hanya terbatas pada dana desa serta dana berupa hibah dari masyarakat dan dana dari kecamatan atau kabupaten belum ada dan 5) Sumber daya Pelayanan  air bersih berupa pertugas masih belum mampu melaksanakan tanggung jawab dengan profesional.

 

References

[1] E. Prasetiyo, F. Riadi, N. Rinawati, and R. Resawati, “Pengaruh Motivasi Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan,” Acman Account. Manag. J., vol. 1, no. 2, pp. 61–66, 2021, doi: 10.55208/aj.v1i2.20.

[2] J. E. H. Mokat, “Kepemimpinan, Pengambilan Keputusan dan Diskresi,” J. Kaji. Kebijak. dan Ilmu Adm. Negara (JURNAL Adm., vol. 1, no. 1, pp. 10–16, 2019, doi: 10.36412/jan.v1i1.997.

[3] C. ponticha Langitan, “Implementasi Kebijakan Pengembangan Sarana Air Bersih Kawasan Pedesaan Di Desa Insil Kecamatan Passi Timur Kabupaten Bolaang Mongondow,” Angew. Chemie Int. Ed. 6(11), 951–952., vol. 5024, no. v, pp. 5–24, 1967.

[4] M. S. Manungkalit, S. B. Kairupan, and A. R. Dilapanga, “Pengaruh Pelayanan Publik Terhadap Kepuasan Masyarakat di Kantor Kejaksaan Negeri Minahasa,” J. Adm., vol. 2, no. 1, 2024.

[5] J. Mantiri, B. Walangitan, A. Bura, and E. H. Polii, “Evaluasi Kinerja Pegawai di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Minahasa,” Acad. Educ. J., vol. 15, no. 1, pp. 523–530, 2024, doi: 10.47200/aoej.v15i1.2238.

[6] S. B. K. G. H. T. Melinda A. Tompoliu, “Kebijakan Pengelolaan Air Bersih di Desa Kalait Tiga Kecamatan Touluaan Selatan Kabupaten Minahasa Tenggara,” J. Adm. J. Kaji. Adm. Negara , vol. Volume 1, no. I, pp. 25–31, 2023.

[7] D. S. . Siwij, “Pengaruh Kepuasan Kerja Terhadap Motivasi Kerja Perangkat Desa Se Kecamatan Pineleng,” Ilm. Wahana Pendidik., vol. 8, no. November, pp. 140–146, 2022.

[8] Yadi, A., Solong, H. A., Pd, M., & Si, M. (2021). Kajian Teori Organisasi dan Birokrasi dalam pelayanan Publik

[9] M. Firmansyah, M. Masrun, and I. D. K. Yudha S, “Esensi Perbedaan Metode Kualitatif Dan Kuantitatif,” Elastisitas - J. Ekon. Pembang., vol. 3, no. 2, pp. 156–159, 2021, doi: 10.29303/e-jep.v3i2.46.

[10] L. J. Moleong, “Metodologi penelitian kualitatif/penulis,” Prof. DR. Lexy J. Moleong, MA PT Remaja Rosdakarya. 2018

Published

2026-04-30