Optimalisasi Peran Dinas Sosial Dalam Pemberdayaan Penyandang Disabilitas: Studi Kasus Kabupaten Minahasa
Kata Kunci:
Pemberdayaan, penyandang disabilitas, Dinas Sosial, Manajemen Publik, Kabupaten MinahasaAbstrak
Penyandang disabilitas merupakan bagian integral dari masyarakat yang memiliki hak setara untuk memperoleh kesejahteraan sosial. Namun, realitas di lapangan sering kali menunjukkan adanya kesenjangan antara regulasi dan implementasi pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis program pemberdayaan penyandang disabilitas yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial Kabupaten Minahasa. Menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan empat informan kunci, termasuk kepala dinas, sekretaris, pegawai, dan penyandang disabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Dinas Sosial bervariasi berdasarkan empat indikator utama: fasilitatif, edukasi, representasional, dan teknis. Peran edukasi dinilai sudah optimal berkat kerjasama dengan organisasi pihak ketiga seperti PPDI. Namun, peran fasilitatif dan representasional masih belum optimal akibat kendala pendataan yang tidak merata dan minimnya kerjasama pendanaan dengan pihak luar. Peran teknis telah berupaya maksimal dalam pendataan meski terkendala administrasi kependudukan
Referensi
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Administro: Jurnal Kajian Kebijakan dan Ilmu Administrasi Negara

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
