Experiential Learning untuk Mengembangkan Berpikir Kritis dan Keterampilan Sosial dalam Pembelajaran IPS

Penulis

  • Shibghotullah Mujadidi Program Studi Pendidikan IPS, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Manado, INDONESIA Penulis
  • Vidi Feronika Kapoh Program Studi Pendidikan IPS, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Manado, INDONESIA Penulis
  • Desy Suyono Jurusan Pendidikan Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Manado, INDONESIA Penulis

Kata Kunci:

Eksperiential Learning, Berpikir Kritis, Keterampilan Sosial, Pembelajaran IPS

Abstrak

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) tidak hanya menuntut penguasaan konsep, tetapi juga kemampuan peserta didik untuk menganalisis informasi, mempertimbangkan berbagai perspektif, berkomunikasi, dan berinteraksi dalam menghadapi persoalan sosial. Namun, pembelajaran IPS masih menghadapi tantangan dalam mengembangkan dimensi kognitif dan sosial secara bersamaan. Experiential learning menawarkan pendekatan yang menempatkan pengalaman sebagai sumber belajar melalui proses pengalaman konkret, observasi reflektif, konseptualisasi abstrak, dan eksperimentasi aktif. Kajian ini bertujuan menganalisis kontribusi experiential learning terhadap pengembangan kemampuan berpikir kritis dan keterampilan sosial peserta didik dalam pembelajaran IPS. Penelitian menggunakan pendekatan tinjauan literatur dengan menelaah hasil penelitian empiris dan kajian akademik yang relevan mengenai experiential learning, berpikir kritis, keterampilan sosial, dan pembelajaran IPS. Hasil sintesis menunjukkan bahwa experiential learning memiliki potensi untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis melalui keterlibatan peserta didik dalam mengamati pengalaman, merefleksikan informasi, membangun pemahaman konseptual, mengevaluasi berbagai perspektif, dan menguji pemahamannya melalui tindakan. Pada saat yang sama, pengalaman belajar yang melibatkan interaksi, diskusi, kolaborasi, dan refleksi bersama memberikan ruang bagi pengembangan keterampilan sosial. Kajian juga menunjukkan bahwa efektivitas experiential learning sangat bergantung pada keterlaksanaan siklus pengalaman secara utuh; pengalaman konkret tanpa refleksi dan konseptualisasi belum cukup untuk menghasilkan proses belajar yang mendalam. Temuan ini menempatkan experiential learning sebagai pendekatan yang potensial untuk mengintegrasikan pengembangan kemampuan kognitif dan sosial dalam pembelajaran IPS.

Referensi

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-30

Terbitan

Bagian

Artikel

Cara Mengutip

Experiential Learning untuk Mengembangkan Berpikir Kritis dan Keterampilan Sosial dalam Pembelajaran IPS. (2026). Jurnal Interaksi Edukatif Dan Realitas Sosial, 1(1), 1-14. https://ejournalfish.unima.ac.id/index.php/jiers/article/view/92