Pelatihan Keterampilan Tali-Temali (Pionering Pramuka) di SMA Negeri 1 Manado
Kata Kunci:
Pendidikan Kepramukaan, Pioneering, Tali-Temali, LDKPAbstrak
Penguasaan keterampilan pionering, khususnya teknik tali-temali (knotting and lashing), kerap kali masih bersifat teoritis dan kurang melatih ketepatan teknis secara aplikatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengasah dan meningkatkan keterampilan pionering anggota Pramuka di SMA Negeri 1 Manado melalui pendekatan pelatihan terstruktur, demonstrasi langsung, dan simulasi praktis berorientasi kerja sama tim. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 7 Februari 2026, sebagai bagian integral dari Latihan Dasar Kepemimpinan Pramuka (LDKP) yang diselenggarakan oleh Gugusdepan Manado 03.099 – 03.100 SMA Negeri 1 Manado. Sebanyak 45 anggota Pramuka Ambalan berpartisipasi aktif dalam sesi materi bertajuk "Pionering" (Materi 6, Pukul 10.30 – 12.00 WITA). Metode pelaksanaan mencakup empat tahapan utama: identifikasi kebutuhan dan tes awal, pemaparan teori dan ragam simpul/ikatan, praktik langsung dengan pendampingan intensif, serta evaluasi komprehensif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kompetensi teknis, koordinasi spasial, dan keharmonisan kerja sama peserta. Tingkat penguasaan teknik tali-temali meningkat dari 37,8% pada pra-kegiatan menjadi 91,0% pada pasca-kegiatan. Peserta berhasil merakit struktur bangunan pionering fungsional berupa tiang kaki tiga (tripod) dan tandu darurat. Tingkat kepuasan peserta mencapai 94%, memperlihatkan antusiasme yang sangat tinggi. Pengabdian ini membuktikan bahwa pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) dalam materi pionering efektif memperkuat kemampuan pemecahan masalah, ketangguhan, dan kepemimpinan kolaboratif generasi muda.





