Pelayanan Surat Keterangan Tanda Lapor Kehilangan di Polres Minahasa
Kata Kunci:
Pelayanan publik, Surat Keterangan Tanda Lapor Kehilangan, Polres MinahasaAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan proses pelayanan Surat Keterangan Tanda Lapor Kehilangan (SKTLK) di Polres Minahasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Minahasa dan masyarakat yang melakukan pengurusan SKTLK. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Sosialisasi, masih belum menjangkau seluruh masyarakat, serta masyarakat sering mengalami kebingungan terkait dokumen persyaratan.
2) Standar oprasional prosedur, masyarakat masih kurang memahami persyaratan yang harus dipenuhi dan pengetahuan masyarakat terhadap wilayah hukum masih rendah. 3) Sarana dan prasarana, masih kekurangan komputer dan printer, serta tempat duduk. 4) Waktu pelayanan, adanya keterbatasan loket pelayanan, kendala jaringan internet dan ketidaksesuaian antara waktu pelayanan ideal dengan waktu yang dirasakan masyarakat. 5) Kompetensi petugas pelayanan, belum ada pelatihan khusus/formal bagi petugas. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan sosialisasi dan perbaikan fasilitas guna mendukung pelaksanaan pelayanan yang lebih optimal
Referensi
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Administro: Jurnal Kajian Kebijakan dan Ilmu Administrasi Negara

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
