Upaya Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS di SMP Negeri 2 Tondano
Kata Kunci:
Motivasi Belajar, Pembelajaran IPS, Kualitatif, GuruAbstrak
Studi yang ditujukan untuk mendeskripsikan upaya guru dalam mengembangkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS di SMP Negeri 2 Tondano dengan memanfaatkan pendekatan kualitatif serta data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sebagai informan yakni 3 guru IPS, khususnya guru geografi. Hasil wawancara yang diperoleh kemudia dianalisis dengan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yakni: (1) faktor-faktor yang menjadi penghambat peningkatan motivasi belajar siswa antara lain rendahnya minat dan semangat belajar siswa, kurangnya dukungan motivasi dari orang tua, lingkungan belajar yang kurang kondusif, serta keterbatasan fasilitas teknologi; (2) faktor pendukung upaya guru meliputi adanya respon positif siswa, penggunaan model pembelajaran inovatif, penerapan pembelajaran kontekstual, ketersediaan bahan ajar yang relevan, serta sarana pembelajaran yang memadai; (3) upaya guru dalam meningkatkan motivasi belajar dilakukan melalui penyajian materi yang dikaitkan dengan konteks kehidupan nyata, penerapan model pembelajaran kreatif, pemberian arahan belajar yang efektif, pemberian penguatan, serta penegakan disiplin melalui sanksi yang bersifat mendidik. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa guru telah berupaya secara optimal dalam mengembangkan motivasi belajar siswa, meskipun masih menghadapi berbagai kendala baik dari faktor internal siswa maupun lingkungan pendukung belajar.
Referensi
Arafa, I., & Supriyanto, S. (2021). Strategi guru dalam pengelolaan pembelajaran untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Inspirasi Manajemen Pendidikan, 1-9.
Arianti. (2018). Peranan Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa. Didaktika Jurnal Kependidikan, 12(2).
Bunai, M. R. W. Upaya Guru dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ips Terpadu Kelas VIII di SMP Negeri 3 Ampibabo. Dissertation, Universitas Tadulako).
Doolittle, P., Wojdak, K., & Walters, A. (2023). Defining active learning: A restricted systematic review. Teaching & Learning Inquiry, 11. https://doi.org/10.20343/teachlearninqu.11.25
Fitriani, A. (2023). Upaya Guru IPS Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa di Era New Normal Di SMP Negeri 3 Palu. Dissertation, Universitas Islam Negeri Datokarama Palu.
Fitriani, S., & Nirwana, E. S. (2023). Analisis peran orang tua dalam mendampingi anak belajar di rumah pada masa pandemi COVID-19 di kelas rendah Kelurahan Pagar Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu. Al Fitrah: Journal of Early Childhood Islamic Education, 6(2). https://doi.org/10.29300/ja.v7i1.4404
Germain-Rutherford, A., Davis, A., & Burrows, T. (2021). Effective student engagement strategies: A crucial alignment for sustainable, quality learning. New Directions for Teaching and Learning, 2021(167), 9–22. https://doi.org/10.1002/tl.20455
Istarani. (2014). 58 model pembelajaran inovatif. Medan: Media Persada.
Nguyen, K. A., Borrego, M., Finelli, C. J., DeMonbrun, M., Crockett, C., Tharayil, S., Shekhar, P., Waters, C., & Rosenberg, R. (2021). Instructor strategies to aid implementation of active learning: A systematic literature review. International Journal of STEM Education, 8, 9. https://doi.org/10.1186/s40594-021-00270-7
Nkomo, L. M., Daniel, B. K., & Butson, R. J. (2021). Synthesis of student engagement with digital technologies: A systematic review of the literature. International Journal of Educational Technology in Higher Education, 18, 34. https://doi.org/10.1186/s41239-021-00270-1
Panjaitan, H., & Hafizzah, F. (2025). Peran Guru Sebagai Fasilitator dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di SD IT Mutiara Ilmu Kuala. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 328-343.
Sardiman, A. M. (2003). Interaksi dan motivasi belajar mengajar. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Sardiman, A.M. (2003). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: CV. Rajawali.
Slameto. (2003). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suharni, S. (2021). Upaya guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. GCouns: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 6(1), 172-184.
Tombuku, A. D., & Melati, F. V. (2025). Analisis Hambatan Motivasi Belajar Siswa Kelas V dalam Mata Pembelajaran IPA SDN 09 Rangkang. Jurnal Citra Pendidikan, 5(2), 101-113.
Uno, H. (2007). Teori Motivasi dan Pengukurannya. Jakarta: Bumi Aksara.
Usman, M. U. (2007). Menjadi guru profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Utami, D. S., Putri, S. A., Suriansyah, A., & Cinantya, C. (2024). Pentingnya motivasi dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik sekolah dasar. MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 2(4), 2071-2082.
Uzer, U. (2007). Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Wong, Z. Y., & Liem, G. A. D. (2022). Student engagement: Current state of the construct, conceptual refinement, and future research directions. Educational Psychology Review, 34, 107–138. https://doi.org/10.1007/s10648-021-09628-3
Wu, Y., Hilpert, P., Tenenbaum, H., & Ng-Knight, T. (2022). A weekly-diary study of students' schoolwork motivation and parental support. British Journal of Educational Psychology, 92(4), 1667–1686. https://doi.org/10.1111/bjep.12532
Yana, Y., Rohaetin, S., & Oktobery, R. (2019). Upaya Guru Memotivasi Belajar Siswa Dalam Pembelajaran IPS Di SMP Negeri 2 Palangka Raya. Journal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, 11(02), 287-295.
Yunike, S., Karwur, H.M., & Sultan, H. (2022). Penerapan Pembelajaran IPS Berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka Belajar. Harmony, 7(2). Universitas Negeri Manado.





